Mengenal Apa itu Preprocessor dalam Bahasa C

Preprocessor sangat penting dalam bahasa C, sehingga perlu untuk mengenal bagian ini. Preprocessor adalah bagian dari code yang bukan bagian langsung dari instruksi program. Bagian akan dieksekusi sebelum program dijalankan oleh compiler. Semua perintah preprocessor dimulai dengan (#) yang kemudian diikuti oleh header file atau macro.

Untuk memulai menulis program bahasa C, biasanya terdapat #include <stdio.h> yang merupakan perintah untuk menyertakan file header. Selain itu terkadang juga terdapat #define untuk mendefinisikan sebuah macro dan ada juga #undef yang berkebalikan dengan #define. Sebagai pengetahuan, #if dan #else untuk memeriksa apakah kondisi sudah memenuhi bahkan sebelum proses compile berlangsung. Sama seperti if else yang ada pada percabangan, jika kondisi benar maka program menjalankan kode setelah if dan sebaliknya. #ifdef untuk memeriksa apakah terdapat suatu macro, sedangkan #ifndef untuk memeriksa jika macro tidak ada.

Tak jarang kita membutuhkan berbagai perintah, misalnya dalam matematika penting untuk mencari akar kuadrat dari suatu nilai. Dalam bahasa C sebenarnya bisa langsung mencarinya, yaitu dengan menyertakan header math.h. Ekstensi h (.h) menandakan bahwa file tersebut adalah header.

#include <stdio.h>
#include <math.h>

int main() {
    int n;
    scanf("%d", &n);
    printf("%lf\n", sqrt(n)); //akar dari n
}

Tanpa baris kedua, perintah sqrt(n) tidak bisa berjalan. Ada banyak header file dengan berbagai fungsi bawaan yang dapat membantu menulis kode lebih cepat.

Sedangkan #define cara penggunaanya juga cukup mudah.

#define nama nilai

Sama seperti file header, #define berlaku secara keseluruhan satu kode. Misalkan untuk menghitung luas bidang datar. Untuk menghitung luas lingkaran, perlu menggunakan Pi dan kita bisa menentukan nilai pi terlebih dahulu.

#include <stdio.h>
#define PI 3.14159

int main(){
    int r;
    scanf("%d", &r);
    printf("%lf\n", PI*r*r);
}

Tentu saja tanpa baris kedua program tidak berjalan sebagaimana mestinya. Selain untuk mendefinisikaan sebuah variabel, #define juga dapat mendefinisikan suatu fungsi.

#include <stdio.h>
#define PI 3.14159
#define LuasLingkaran(r) PI*r*r
#define cetak printf

int main(){
    int r;
    scanf("%d", &r);
    cetak("%lf\n", LuasLingkaran(r));
}

Perintah untuk mencetak pada baris ke-9 sudah berubah karena cetak() terdefinisi sebagai printf(). Bahkan lebih jauh lagi penggunaan #define bisa seperti:

#include <stdio.h>
#define web "cahInfor"
#define fLoop(a,b) for(int i=a;i<b;i++)

int main(){
    fLoop(0,5)
        printf("%s\n", web);
}

Dengan keluaran:

cahInfor
cahInfor
cahInfor
cahInfor
cahInfor

Demikian, sangat penting untuk mengenal preprocessor dalam bahasa C karena dapat memudahkan dan mempersingkat penulisan kode.

Share Now:

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Langganan

Subscribe To Our Newsletter

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x